Senin, 25 Oktober 2010

SisTeM EkskResi

Sistem ekskresi merupakan sistem yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. sistem ini terdiri dari atas ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra.
  1. GinjaL
ginjal merupakan organ yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan air, mengatur konsentrasi garam dalam darah sertya mengatur keseimbangan asam basa. Ginjal terletak dibagian perut bagian belakang sebelah kanan kiri tulang belakang dan dibungkus lapisan lemak. struktur ginjal terdiri dari jutaan nefron yang merupakan satuan-satuan fungsional ginjal. ginjal kanan lebih pendek dan lebih tebal daripada ginjal kiri.
Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran panjang sekitar 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Ginjal memiliki bentuk seperti kacang dengan lekukan yang menghadap ke dalam. Di tiap ginjal terdapat bukaan yang disebut hilus yang menghubungkan arteri renal, vena renal, dan ureter.

mekanisme fungsi ginjal.
glomerulus mampu menyaring 1 liter darah setiap menitnya. Glumerulus dapat melewatkan garam dan glukosa akan tetapi tidak dapat melewatkan protein dan sel. cairan yang disaring yaitu Fitrasi glomerulus kemudian mengalir ke pipa tubulus yang kemudian menyerap kembali zat-zat yang masih diperlukan tubuh. dengan demikian maka sekresi terdiri atas tiga faktor, yaitu:
  • Filtrasi glomerulus  
  • Reabsorbsi tubula
  • sekresi tubula








2. Ureter

Tubuh memiliki dua ureter berupa dua pipa saluran yang masing2 bersambung dengan ginjal dan dari ginjal berjalan ke kandung kemih. tebal setiap ureter kira2 setebal tangakai bulu angsa dan panjangnya 35 samapi 40 cm

3. Kandung Kemih


Merupakan organ tubuh yang mengumpulkan air kencing yang dikeluarkan oleh ginjal sebelum dibuang. Air kencing memasuki kandung kemih lewat ureter dan keluar lewat uretra.


4. Uretra

Ureta adalah sebuah saluran yang berjalan dari leher kandung kemih ke luar. pada wanita panjang uretra 2.5 sampai 3 cm sedangkan pada laki-laki 17 samapi 22.5 cm. 

Sabtu, 16 Oktober 2010

SisteM PenCeRnaaN (2)

  • Usus Halus. 
Usus halus terbagi menjadi duedenum, jejenum dan ileum. Duedenum merupakan bagian pertama usus halus dengan panjang sekitar 25cm. Jejenum merupakan dua perlima bagian awal setelah duedenum sedangkan ileum merupakan tiga perlima bagian akhir. Pada duedenum terjadi pencernaan yang dibantu enzim yang berasal dari pancreas dan empedu, sedangkan jejenum, pencernaan disempurnakan dengan enzim yang dihasilkan oleh usu halus sendiri. Pada ileum makanan sudah dicerna secara sempurna dan dapat diserap.



  • Pancreas 
pancreas dikenal sebagai "kelenjar ludah" perut, pancreas memiliki dua bagian, bagian endokrin dan eksokrin. bagian endokrin menghasilkan hormon (insulin dan glukagon), sedangkan bagian eksokrin berperan dalam proses pencernaan, dengan cara menghasilkan enzim-enzim (getah) yang dikeluarkan ke duedenum dan digunakan untuk mencerna karbohidrat, protein dan lemak.

  • Usus Besar
Usus besar atau kolon memiliki panjang sekitar satu setengah meter. Kolon dimulai sebagai sekum (kantong yang mekar) dan padanya terdapat apendiks vermivormis atau umbai cacing. Kolon dibagi menjadi tiga bagian yakni kolon ascendens, kolon transversum dan kolon descendens. bagian selanjutnya dari kolon disebut kolon sigmoid dan rectum. Pada usus besar proses yang terutama terjadi adalah penyerapan air dan pembusukan makanan. 

Senin, 11 Oktober 2010

PeNceRnaaN maKaNan (sIstEm peRcErNaaN)

Semua makluk hidup memerlukan makanan untuk menghasilkan energi. Makanan yang dimakan kemudian harus dicerna agar dapat diserap oleh tubuh. Proses pengelolahan makann agar makanan dapat diserap tubuh disebut sebagai proses makanan.


sistem pencernaan terdiri dari suatu saluran panjang yaitu saluran cerna dimulai dari mulut smpai anus, dan kelenjar-kelenjar yang berhubungan seperti kelenjar liur, hati dan prancreas yang letaknya diluar saluran akan tetapi menghasilkan sekret yang dicurahkan pada saluran tersebut.


Fungsi dari sistem pencernaan adalah memproses makanan menjadi zat yang mampu diserap dalam peredaran darah. proses pencernaan dalm tubuh manusia ada dua yaitu;

  1. Pencernaan secara mekanis (gerakan), terjadi dimulut. Makanan pada mulanya dijadikan bagian yang kecil dengan cara digunyah kemudian dihaluskan lebih lanjut oleh asam klorida dan enzim-enzim yang lain. Seperti pada pencernaan karbohidrat oleh mulut yangdibantuoleh gigi dan dicampur dengan enzim ptyalin bersama air ludah.
  2. Pencernaan secara kimia yaitu Pencernaan makanan secara kimiawi terjadi dengan bantuan zat kimia tertentu. Enzim pencernaan merupakan zat kimia yang berfungsi memecahkan molekul bahan makanan yang kompleks dan besar menjadi molekul yang lebih sederhana dan kecil. Molekul yang sederhana ini memungkinkan darah dan cairan getah bening (limfe) mengangkut ke seluruh sel yang membutuhkan.


Sistem pencernaan makananpada manusia terdiri dari beberapa organ, antara lain adalah ;
  • Mulut. Mulut merupakan rongga pada permulaan saluran cerna terdiri dari Vestibula yang berada diantara bibir dan gusi serta rongga mulut yang merupakan ruangan yang berada dibagian dalam yang dibatasi oleh tulang maksila dan semua gigi. Proses yang pertama kali terjadi di mulut merupakan proses mekanis dan khemis. Proses mekanis yang terjadi adalah penguyahan menggunakan ototmasater, otot temporalis, otot pteregoid lateral dan medial dibantu dengan ludah, gigi dan lidah. Pada cavum oris (rongga mulut) mulai dihaluskan oleh geligi kita dan enzim Ptyaline yang dihasilkan oleh kelenjar ludah.kelnjar lidah ada 3 yaitu 1). kelenjar parot,is 2). kelenjar submandibularis, dan 3). kelenjar sublingualis. Fungsi kelenjar ludah ialah mengeluarkan saliva yang merupakan cairan pertama yang mencerna makanan. Deras aliran saliva diransang oleh adanya makanan dalam mulut. Saliva merupakan cairan yang bersifat alkali yang mengandung musin dan ptyalin.

  
  • kerongkongan (esofagus). Merupakan tabung berotot yang panjangnya 20-25 cm diatas dimulai dari pharink sampai pintu masuk kardiak lambung di bawah. makanan berjalan dalam esophagus karena kerja paristaltic, lingkaran serabut otot didepan makanan mengendor dan yang dibelakang makanan berkontraksi sehingga makanan dapat terdorong ke bawah. 
  • Lambung (Gaster atau Ventrikel). Lambung merupakan bagian saluran cerna yang memiliki kapasitas mengembang yang paling banyak. Lambung dapat menampung 2-3 liter makanan dan cairan. lambung terletak di tengah epigastrik dan terdiri dari kardia, fundus, corpus dan pylorus. Fungsi lambung adalah menerima makanan dari esofagus, menampungnya dan berperan dalam proses pencernaan karbohidrat, protein dan lemak. kelenjar dalam lapisan mukosa lambung mengeluarkan sekret yaitu cairan pencerna penting yang berupa getah lambung (HCl). getah ini dalah cairan yang tidak berwarna, getah lambung mengandung 0,4% asam klorida yang mengasamkan makanan. enzim yang berada pada getah lambung terdiri dari pepsin, rennin dan lipase.
 
  •  hati. adalah kelenjarterbesar dalam tubuh yang terletak dibagian atas rongga abdomen disebelah kanan dan dibawah diafragma. Fungdihati berkaitan dengan metabolismedan proses detoktifikasi. proses metabolisme yang diperankan oleh hati antara lain sintesis protein,penyimpanan glukosa dalam bentukglikogen serta proses pengolahan fraksi-fraksi lemak.
...........Fungsi hati : 
  1. Tempat pembentukan empedu,
  2. Tempat penyimpanan glikogen
  3. Metabolisme lemak,
  4. Membentuk protein plasma,
  5. Memproses beberapa hormon steroid dan vitamin D,
  6. Detoktifikasi.
  • Empedu. dihasilkan oleh hati,kemudian dibawa ke kantong empedu untukdipekatkan. bilamemakan makanan yang mengandung lemak, empedu akan dikeluarkan untuk membant proses pencernaan lemak.

Minggu, 03 Oktober 2010

PeRedaRan DaRaH

>>> Jantung
Jantung merupakan alat yang sangat fital dalam sistem peredaran darah. Jantung alat yang memompa darah keseluruh tubuh dengan membawa oxigendan nutrisi keseluruh tubuh yang memerlukan. jantung terdiri dari 2 atruim dan 2 ventricul. Atrium terdiri dari atriumdexter (serambi kanan) dan atruim sinister (serambi kiri). Ventricul terdiridari ventricul dexter (bilik kanan) dan ventricul sinester (bilik kiri).


Dinding jantung terdiri dari otot yang berlapis tiga yaitu;

  1. Endocardium, merupakan lapisan yang paling dalam, terdiri atas endotel, jaringan ikat subendotel dan lapisan otot tang tipis.
  2. Myocardium, merupakan lapisan yang paling tebal yang didominasi masa otot.
  3. Epicardium, merupakan lapisan luar yang kemudian membuat duplikator bersama lapisan perikardium
perbandingan otot jantung seorang atlet aerobik (endurance), an aeribik dan non atlet. Atlet aerobic jantngnya lebih besar, atlet yang mengandalkan an aerobic dinding ototnya lebih tebal dan kuat, sedangkan yang bukan atlet jantungnya lebih kecil.




>>> Susunan pembuluh darah.
struktur terpenting dari sistem pembuluh darah adalah arteri, vena dan kapiler. Arteri merupakan darah yangmengalirkan darah dari arah jantung menuju jaringan atau organ sedangakn vena merupakan pembuluh darah balik yang berfungsi mengalirkan darah dari organ atau jaringan menuju jantung. kapiler berfungsi sebagai temapt pengambilan nutrisi, hormon, metabolitsecara pinositosis.



Hukum kerja jantung adalah jantung hanya akan memompa darah keluar jantung sebanyak darah yang masuk. Artinya jantung yang bekerja dalam mengalirkan darah sesuai dengan jumlah darah yang masuk. peredaran darah manusia secara umum terdapat dua macam perearan darah yaitu;

  1. Peredaran darah kecil, yaitu dari ventricel dexter mengalir masuk ke arteri pulmonalis terus masuk ke dalam pulmo (paru-paru) sebelah kiri dan pulmo sebelah kanan. kemudian darah tersebutkembali ke jantung melalui vena pulmonalis terus masuk ke antrium sinister.
  2. Peredaran darah besar, yaitu darah mengalir dari ventricel sinister keluar menuju aorta terus ke arcus aortae kemudian masuk ke pembulu kapiler mengalir ke seluruh tubuh lalu kembali lagi ke jantung melalui vena cava.

Tujuan peredaran darah tersebut yaitu;

  1. Peredaran darah kecil; untuk membuang dan membersihkan CO2 (Karbondioksida) dan mengambil O2 (oxigen) dari paru-paru.
  2. Peredaran darah besar ; untuk mengirimkan zat makanan dan O2 guna memberikan makanan pada tubuh dan O2 untukoxydatie sel guna menghasilkan atau membebaskan energi dan untuk mengangkut CO2 di air hasil ampas oxidatie guna dibuang ke alat-alat pembuangan (paru-paru dan ginjal).
cara mengukur tekanan darah yaitu dengan menggunakanStetoskop dan spigmomanometer air raksa dan balut Riva Rocci, Tekanan darah normal 120 / 70 mmHg.


Inervasi Jantung (persyarafan jantung)
Invervasi jantung ada dua macam, yaitu kontrol intrinsik (dari dalam jantung itu sendiri) dan kontrol ekstrinsik (dari luar jantung).


Gangguan pada sistem kardiovaskular (peredaran darah)

  • Penyakit jantung koroner (Sumbatan pada arteria koroneria jantung).
  • Perikarditus (radang perikardium)
  • Endokarditis (radang endokardium)
  • gagal jantung (kegagalan jantung memenuhi kebutuhan sirkulasi tubuh)

Jumat, 01 Oktober 2010

TugaS peRtaMa

  • Tentukan kebutuhan Energi Anda (kalori).
  • Hitunglah kalori yang masuk ke tubuh anda selama 1 hari.
  • Carilah selisih antara energi yang masuk dan energi yang dibutuhkan.
Catatan :
diketik dengan menggunakan kertas Kuarto (A4), Tulis Nama dan NIM
disatukan menjadi keliping dalam 1 kelas.

CoNtoH MeTaboLismE

>>>Secara Tidak Langsung.
Mengukur banyaknya kalori/panas/energi yang dikeluarkan oleh tubuh kita
Nama alat-alat untuk mengukur pertukaran zat secara tidak langsung yaitu dengan jalan mengeluarkan pertukaran gas atau PZ Respiratoris yaitu

  1. kantong dari donglas. Bentuknya seperti ransel dapat digendong pada waktu istirahat atau bekerja. kantong dikosongkan sebelum dipakai. Udara yang diisap dari luar, dan udara yang dihembuskan tidak dapat keluar tetapi masuk ke kantong.
  2. Spirometer dari benedict. Hampir sama dengan Chalorimetric chamber, dimana seseorang uang mau diukur pertukaran zatnyadimsukkan pada ruangan tertutup dengan sirculasi udara yang telah diatur sedemikian rupa. sehingga sirculasi antara ixigen dengan carbondioxida diatur sesuai dengan pipa udara yangtelah dipasang.
>>>Secara Langsung


Keseimbangan Energi = Energy Output = Energy Input 

Menghitung nilai energi dari santapan yang kita makan selama waktu tertentu. Untuk menghitung kalori bahan makanan diperlukan beberapa instrumen antara lain ;
  1. Nilai kalori makanan. 1 gram karbihidrat dapatmenghasilkan 4 kalori, 1 gram Lemak menghasilkan 9 kalori, 1 gram protein menghasilkan 4 kalori.
  2. Daftar komposisi bahan makanan (DKBM), DKBM berupa tabel yangmemuatbernagai jenismakanan beserta kandungan zat gizinya. kandungan zat gizi terbaca dalan DKBM merupakan kandungan setiap 100 gram bahan makanan. Misalnya dalam daftar tercantum : beras mengandung 6,8 gram protein artinta setiap 100 gram beras mengandung 6,8 gram protein dan seterusnya.
  3. Urutan Rumah Tangga (URT). URT merupakan dafrta takaran bahan makanan. misalnya : 1 sendok gulapasir = 8 gram,1 gelas nasi = 125 gram, 1 gelas susu sapi = 200gram.

Perhitungan ; 

KH = berat/100gram (DKBM)/100 X Berat(URT)/100  x  Jmlh KH (DKBM) X Nilai kal/gr KH

KH (karbohidrat) = Protein= lemak.

Contoh :
1 gelas nasi (URT = 125 gram)
  • KH        = 100/100 x 125/100 x 78,9 x 4     = 394,5 kalori
  • Lemak = 100/100 x 125/100 x 0.7 x 9       = 7.9 kalori
  • Protein = 100/100 x 125/100 x 6.8 x 4      = 34.0 kalori      +
                                                                                          435,9 kalori

1 potong tempe = 40.0 kalori
1 potong daging ayam = 66.36 kalori
1 gelas susu sapi = 115. 1 kalori
1 mangkuk sayur kacang = 16,7kalori
1 buah jeruk = 16,7 kalori
                                                               total kalori 1 kali makan = 674.1 kalori

daftar :
tingkat aktivitas    jenis aktivitas                                   Kebutuhan Energi/hari (kalori)
>sangat ringan      tidur, baring, duduk, menulis        BMR + 30%
> Ringan                  menyapu, menjahit, mencuci       BMR + 50%
> Sedang                Menyangkul, merumput                  BMR + 75%
>berat                     Menggergaji pohon dgn gergaji tangan    BMR + 100%
> berat sekali        Mendaki gunung, menarik beca      BMR + 125%

BMR = berat badan x 24 kalori